Pencemaran lingkungan

  1. Penurunan Kualitas Lingkungan Akibat Limbah/Sampah

Kualitas  lingkungan  dapat  menurun  akibat  banyaknya  sampah atau  bahan  pencemar  lain.  Sampah  yang  dihasilkan  dalam  skala rumah tangga seringkali tampak sedikit dan tidak dianggap mencemari lingkungan. Padahal, jika dilihat di sekitar kita justru sampah rumah tangga  yang  banyak  mencemari  lingkungan.

  • Berkurangnya Ketersediaan Air Bersih

Jumlah air tawar yang ada di bumi hanya sekitar 2% dari seluruh jumlah air yang  ada  di  bumi.  Seba gaimana  yang  kamu  ketahui  bahwa  seluruh makhluk  hidup  yang  ada  di  muka  bumi  membutuhkan  air  selama kehidupannya. Salah satu peranan air adalah untuk diminum. Semakin  banyak  jumlah  anggota  keluarga,  maka  kebutuhan air  bersih  juga  semakin  banyak.  Begitupula  apabila  semakin  banyak jumlah penduduk, maka semakin banyak pula jumlah air bersih yang dibutuhkan.

Apabila masyarakat kekurangan persediaan air bersih maka mereka terpaksa meng gunakan air sungai untuk menjalankan aktivitas seharihari  tersebut.  Kondisi  ini  tentunya  akan  memberikan  dampak  yang tidak  baik  bagi  kesehatan,  karena  air  sungai  yang  digunakan  belum tentu bersih. Gambar 1. adalah salah satu feno mena yang terjadi di wilayah padat penduduk. Masyarakat di daerah tersebut meng gunakan air  sungai  untuk  mandi,  mencuci  pakaian,  dan  mencuci  peralatan masak. Apabila terjadi fenomena yang demikian, maka dapat memicu terjadinya pencemaran air. Berikut ini adalah ciri-ciri air tercemar.

  1. Adanya Perubahan Suhu

Pada kondisi normal suhu air di bawah suhu lingkungan. Sebagai contohnya, pada daerah yang memiliki suhu lingkungan 28°C, maka suhu air di daerah tersebut berkisar 20°C – 25°C. Pada daerah industri air digunakan sebagai pen dingin mesin-mesin pabrik. Air digunakan sebagai  pendingin  karena  air  membutuhkan  banyak  kalor  untuk menaikkan suhunya. Setelah digunakan sebagai pendingin mesin, air akan  berubah  menjadi  hangat  bahkan  panas  karena  telah  menyerap panas  dari  mesin  pabrik.  Selain  itu,  kandungan  oksigen  dalam  air menjadi  ber kurang.  Apabila  air  dengan  kondisi  seperti  ini  dibuang begitu saja ke sungai maka air tersebut dapat menyebabkan hewan dan tumbuhan air terganggu bah kan dapat mengalami kematian.

  • Adanya Perubahan pH

pH  adalah  derajat  keasaman  yang  digunakan  untuk  menyatakan tingkat ke asaman atau kebasaan yang pada suatu larutan. Pada kondisi normal pH air adalah netral, yaitu berkisar 7. Pada kondisi ter cemar, pH air berkisar antara 4 – 6 atau 8 –9. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan terdahulu diketahui bahwa organisme air  lebih  menyukai  pH  yang  mendekati  netral.  Dengan  demikian, sangatlah mungkin apabila organisme air akan terganggu bahkan ada yang mati apabila pH air mengalami perubahan.

  • Adanya Perubahan Warna, Bau, dan Rasa Air

Air yang bersih atau tidak tercemar adalah air yang bening (tidak berwarna), tidak berbau dan tidak berasa. Perubahan pada air, yaitu warna, bau, dan rasa dapat disebabkan oleh polutan (bahan pencemar) yang terlarut pada air tersebut.

  • Adanya Endapan atau Bahan Terlarut

Endapan  atau  bahan  terlarut  yang  ada  di  sungai  dapat  berasal dari  polutan  yang  masuk  ke  sungai.  Polutan  tersebut  dapat  berupa insektisida, tumpahan minyak, sampah, limbah industri, dan lain-lain. Adanya polutan yang masuk ke sungai akan menyebabkan terjadinya perubahan pH, warna, bau, dan rasa air.

  • Adanya Mikroorganisme

Salah satu peranan mikroorganisme adalah menguraikan bahanbahan pencemar organik. Semakin banyak limbah di suatu perairan, semakin banyak pula mikroorganisme yang ada di perairan tersebut. Di  antara  organisme-organisme  tersebut  ada  yang  mungkin  bersifat patogen (membawa penyakit).

  • Berkurangnya Ketersediaan Udara Bersih

Perpindahan penduduk ke suatu wilayah (migrasi)  akan  menyebabkan  bertambahnya  jumlah  penduduk  di wilayah  tujuan  migrasi.   Coba  perhatikan  daerah  perkotaan,  banyak sekali  penduduk  yang  tinggal  di  daerah  pedesaan  pindah  ke  daerah perkotaan.  Hal  ini  tentu  akan  menyebabkan  jumlah  penduduk  di daerah  perkotaan  meningkat.  Semakin  banyaknya  jumlah  penduduk tentunya  juga  menyebabkan  peningkatan  kebutuhan  udara  bersih. Padahal  ketersediaan  lahan  hijau  sebagai  sumber  penyedia  udara bersih di daerah perkotaan juga berkurang akibat lahan hijau yang ada banyak dialihfungsikan sebagai pemukiman. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa peningkatan jumlah penduduk dapat menyebabkan berkurangnya ketersediaan udara bersih. Berkurangnya ketersediaan udara  bersih  juga  dapat  disebabkan  oleh  polusi  udara  akibat  asap kendaraan bermotor.

Perhatikan Gambar 2. yang  menunjukkan  kemacetan  jalan  raya dan polusi udara akibat asap dari kendaraan bermotor. Mengapa asap kendaraan dapat menyebabkan polusi udara? Salah satu senyawa yang terdapat di asap kendaraan bermotor adalah CO (karbonmonoksida). Senyawa  ini  bersifat  racun.  Apabila  zat  ini  terhirup,  maka  akan masuk  ke  sistem  peredaran  darah  melalui  paru-paru.  Gas  CO  dapat berikatan dengan hemoglobin (Hb) yang ada di darah dan kemudian akan ikut beredar ke seluruh tubuh bersama aliran darah. Kemampuan hemoglobin  untuk  mengikat  CO  adalah  200  hingga  300  kali  lebih besar  dibandingkan  kemampuannya  mengikat  oksigen.  Keadaan  ini dapat  mengakibatkan  seseorang  yang  menghisap  asap  kendaraan mengalami  kekurangan  oksigen,  sehingga  orang  tersebut  merasapusing,  pingsan,  atau  bahkan  pada  kondisi  yang  sangat  parah  dapat mengalami kematian.

Gambar 2. (a) Kemacetan di kota Jakarta (b) Polusi asap akibat bus

  • Berkurangnya Ketersediaan Ruang dan Lahan Pertanian

Dampak  lain  dari  meningkatnya  jumlah  penduduk  adalah berkurangnya  ke tersediaan  ruang  dan  lahan  pertanian. Selama  proses  kehidupannya, manusia  selalu  membutuhkan  ruang sebagai tem pat tinggalnya. Contoh yang sederhana adalah pada saat masih kecil atau masih bayi kamu belum membutuhkan kamar tidur sendiri,  karena  kamu  masih  belum  berani  tidur  sendiri  di  kamar sehingga kamu masih tidur bersama dengan kedua orang tuamu. Akan tetapi, saat ini kamu telah membutuhkan kamar tidur sen diri. Kondisi akan sangat berbeda lagi kurang lebih sepuluh tahun yang akan datang atau ketika kamu sudah berkeluarga, kamu tidak hanya membutuhkan sebuah kamar tidur saja, melainkan sebuah rumah yang terpisah dari kedua orang tuamu. Kondisi yang demikian bukan hanya kamu saja yang mengalami, tetapi di alami oleh semua orang. Selain membutuhkan  ruang  untuk  tempat  tinggal,  manusia  juga membutuhkan berbagai jenis makanan untuk mencukupi kebutuhan nutrisinya. Berbagai  jenis  makanan  yang  dibutuhkan  oleh  manusia  diperoleh dari  hasil  pertanian  ataupun  peternakan.  Dengan  demikian,  agar kebutuhan pangan semua manusia di dunia ini dapat tercukupi, maka harus tersedia lahan khusus untuk pertanian.

One Reply to “Pencemaran lingkungan”

  1. Postinganya pas banget nih kak sama yg aku pelajari sekarang. Tambahan referensi untuk belajar. Ditunggu postingan selanjutnya kak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *